Postingan

Cara Membangun Koperasi di Indonesia

Cara membangun koperasi di Indonesia, yaitu. ·            Sumber daya manusia Syarat utama membangun koperasi adalah tersedianya sumber daya manusia yang bertakwa dan bertanggung jawab yang akan menjadi anggota koperasi tersebut. ·            Adanya rasa kepemilikan antara anggotanya Para anggota di koperasi diharuskan memiliki rasa kepemilikan koperasi tersebut, dengan begitu dapat mewujudkan rasa kekeluargaan antar anggotanya. ·            Adanya rasa saling membutuhkan dan tujuan yang sama Anggota koperasi diwajibkan untuk memiliki rasa saling membutuhkan, dengan adanya rasa tersebut, anggota koperasi lebih dapat mewujudkan tujuan yang sama. Setiap anggota koperasi perlu memahami tujuan yang sama. ·          Segera diadakan rapat persiapan pembentukan Rapat persiapan pembentukan d...
Gambar
EKONOMI KOPERASI FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI “ KOPERASI SERBA USAHA ” DOSEN PEMBIMBING ENDANG SETYANINGSIH DISUSUN OLEH 1.       AMELIA OTAVIA INDAHSARI       (20217614) 2.       ANNISA LAVIOLA CEMPAKA        (20217837) 3.       ELVIRA DEVISYAH                         (21217924) 4.       JUANINGSIH                                     (23217101) 5.       RESA ARINA QOTHRUNADA         (25217065) 6.       VIOLA SUBR...

Peran dan Fungsi Koperasi

Peran Koperasi 1.     Meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia. Membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Melalui koperasi, potensi dan kemampuan ekonomi yang kecil itu dihimpun sebagai satu kesatuan, sehingga dapat membentuk kekuatan yang lebih besar. Dengan demikian koperasi akan memiliki peluang yang lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat pada umumnya dan anggota koperasi pada khususnya. 2.       Mengembangkan demokrasi ekonomi di indonesia. Sebagai salah satu pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia, koperasi mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan perekonomian nasional bersama-sama dengan pelaku-pelaku ekonomi lainnya. Namun koperasi mempunyai sifat-sifat khusus yang berbeda dari sifat bentuk perusahaan lainnya, maka koperasi menempati kedudukan yang sanga...

Sejarah Koperasi di Indonesia

Sejarah Koperasi di Indonesia                 Sejarah koperasi berawal pada abad ke-20. Pada umumnya, sejarah koperasi dimulai dari hasil usaha kecil yang spontan dan dilakukan oleh rakyat kecil. Kemampuan ekonomi yang rendah mendorong para usaha kecil untuk merubah hidupnya untuk menjadi yang lebih baik.                 Di Indonesia, ide perkoperasian diperkenalkan oleh R. Aria Wiraatmadja, yang mendirikan sebuah Bank untuk Pegawai Negeri (1896). Perkoperasian selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode. Pada tahun 1908, Dr. Sutomo mendirikan Budi Utomo. Dr Sutomo sangat memiliki peranan bagi gerakan koperasi untuk memperbaiki dan mensejahterakan kehidupan rakyat. Pada tahun 1915 dibuat peraturan-peraturan Verordening op de Coorperatieve Vereeniging dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatiev .    ...

Jenis-Jenis Koperasi

Jenis-Jenis Koperasi 1.        Berdasarkan jenis usahanya a.        Koperasi Produksi Koperasi produksi adalah koperasi yang membantu usaha para anggotanya atau melakukan usaha secara bersama-sama. Tujuan koperasi produksi adalah untuk membantu para anggotanya yang kesulitan dalam menjalankan usaha. Para pelaku usaha yang bergabung dalam koperasi ini juga bisa berdiskusi dengan koperasi untuk mencari jalan keuluar dari permasalahan secara bersama-sama. Contoh koperasi produksi, yaitu koperasi produksi untuk petani, peternak sapi, pengrajin, dan lain-lain. b.       Koperasi Konsumsi Koperasi konsumsi adalah koperasi yang menjual barang-barang kebutuhan pokok untuk para anggotanya. Harga barang yang dijual di koperasi ini umumnya lebih murah dibandingkan dengan yang dijual di pasaran. c.        Koperasi Simpan Pinjam Koperasi simpan pinjam adalah jenis koperasi...

Tugas 6

1.        Kelebihan dan Kekurangan di Sektor Pertanian, Jasa, dan Industri: Sektor Pertanian Kelebihan: 1.        Perubahan harga sering terjadi, tetapi orang-orang akan tetap membeli produk pertanian. Contohnya, yaitu sembako yang sering naik harganya, tetapi orang-orang tetap membeli sembako untuk memenuhi kebutuhannya. 2.        Penyedia lapangan pekerjaan 3.        Penghasil bahan-bahan kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat. Kekurangan: 1.        Produksinya konstan, sangat sulit ditingkatkan dan memiliki investasi yang mahal. 2.        Kurangnya pengetahuan tentang bertani yang baik sehingga produk yang dihasilkan kurang maksimal. Sektor Jasa Kelebihan: 1.        Dapat meraih keuntungan tinggi dengan frekuensi aktivitas yang lebih sering. 2. ...